Jumat, 19 Desember 2014

#dongengsatir MEMBAKAR NATAL

Pada libur Natal yang dingin dan juga panas di berbagai daerah--mungkin karena bencana alam, saya menuliskan sebuah dongeng satir tentang Natal. Biasanya dengan menggunakan hashtag #dongengsatir di Twitter, kini saya mencoba menulis dongeng satir yang agak panjang. Temanya tentang Natal yang berbeda dan sedikit terinspirasi dari sebuah lagi juga perasaan saya tentang Natal itu sendiri. Khususnya Natal yang terlalu monoton di kehidupan saya ini ....

Mari lupakan tentang dilarang mengucapkan Selamat Natal di Indonesia. Cerpen saya kali ini jauh lebih syahdu daripada kisah di negara ini. Anda sekalian boleh tidak mengucapkan Natal pada yang merayakannya. Menganggapnya kafir, mengharamkannya atau apalah, tapi karakter saya di sini lebih unggul dari kalian yang tidak mau mengucapkan Selamat Natal karena dia sanggup membakar Natal lebih daripada kalian yang percaya dan hanya berkoar bahwa Natal itu haram.

Silakan membaca cerpen saya ini. Dan cari tahu untuk apa dongeng satir ini diberi judul "Membakar Natal".

Anda bisa mengunduhnya di sini.

Selanjutnya ... silakan bersenang-senang. Terlebih saya mau mengucapkan selamat natal bagi yang merayakan dan membaca blog/cerpen ini.


Merry Christmas, You Filthy Animal ....


NB: Anda bisa berkomentar tentang link download yang rusak, cerpen yang tidak bagus, buku Jacob yang sudah terbit atau tentang apa saja di Twitter saya atau di kolom komentar.

NB: bagikan kepada siapa pun yang percaya bahwa tulisan yang menarik itu layak dibaca. Atau dia kesepian dan butuh hiburan. Atau dia juga membenci Natal. Juga kesepian


Jumat, 11 Juli 2014

Happy Birthday Jacob “Pathetic” Julian



Selamat ulang tahun Jacob! 

Kau berhasil menuntaskan misimu. Bertahan di umur 24 mu! Tapi sukses tak pernah datang menghampirimu di umur 24. Payah.

Mari kita review sebentar apa yang terjadi di umurmu 24....

Ah ya. Cewek yang kau taksir menolak dan akhirnya tahun 2014 ini dia dan pasangannya menikah. Semoga tidak awet hubungannya. Terjadi maha bencana menimpa mereka. Godzilla memakan tubuh mereka dan Anaconda memakan anak-anak mereka.

Amen.

Lalu tentang buku.

Umur 24 kau sudah punya beberapa judul baru. Kau menulis dengan gencar. Beberapa kau tulis mengebut sehingga kau kehilangan pegangan selama beberapa bulan sebelum umurmu bertambah ini. Judul-judul baru yang kau terbitkan masih kau angankan untuk segera dibaca oleh semua orang. Tapi nyatanya, buku itu tetap berada di rak dan orang hanya sepintas membaca judulnya saja.

Oh tidakkah kau ingat saat kau mencoba launching bukumu sendiri di kotamu? Kota yang selalu kau banggakan di setiap novelmu ternyata penduduknya tidak ada yang satu pun mau membaca karyamu. Pfftt ... kasihan benar dirimu.

Acara itu termasuk gagal total bukan? Tapi kau terlihat masih menikmatinya. Yah menikmati apa yang dibuat diri sendiri untuk diri sendiri memang tidak terasa menyakitkan. Selama beberapa ada yang menghargai apa yang kau kerjakan, kau sudah senang.

Lalu apalagi? Apakah saldo di ATM mu masih tidak bisa diambil?


MENYEDIHKAN SEKALI JACOB!!!



Katanya kau mau memberikan angpau untuk saudaramu karena ultah mu kali ini bertepatan dengan lebaran—beberapa hari lagi sebenarnya. Tapi habis karena kau belikan untuk rokok kretek yang kau nikmati bersama kesendirian.

Lalu kisah cintamu selama umur 24 bagaimana? Kau tertawa sambil meneteskan cuka ke atas lukamu?


MENYEDIHKAN BUKAN?!



Kau ditolak perempuan jalang itu saat umur 23mu berakhir. Saat umur 24 kau masih berharap dia kan kembali. Tapi kau ternyata tidak handal mengendalikan makhluk bernama perempuan. Percuma kau menghabiskan waktu untuk berburu Troll, UFO, Alien, moth-man, reptilian tapi tetap saja wanita tidak dapat kau taklukan. Apa? Kau pikir dengan berburu monster-monster imaji itu mereka bisa tertarik padamu? 

HAHAHAHA! KAU BODOH JACOB!

Ingatlah lirik yang dulu sering kau nyanyikan.
“Girls don’t like boys, girls like cars and money ....”

Mereka butuh uangmu. Kau bahkan tidak berpenghasilan apa-apa. Karyamu tidak menghasilkan apa-apa. 

Belum kau pikir? Pikirlah terus seperti itu.

Seperti akhirnya kau move on, tapi apa? Perempuan yang incar malah menghapus nomormu dari daftar kontak WhatsApp nya.

MENYEDIHKAN SEKALI JACOB! PERUTKU SAMPAI SAKIT BILA SAAT INI AKU TERTAWA ....



Lalu kau mencoba move on ke perempuan lain dan masih tidak berhasil lagi.

MENYEDIHKAN! ITU SANGAT M-E-N-Y-E-D-I-H-K-A-N!!!



Harapanmu dengan perempuan-perempuan ini tak akan pernah surut. Kau yakin salah satu dari mereka adalah yang kau cari. Apa mereka juga mencarimu? Sayangnya tidak.

Lalu apalagi?

Di umurmu yang 25 ini apa yang akan kau lakukan? 

Tetap menulis karya-karya yang menyedihkan? 

Tetap berteman dengan manusia-manusia yang tak pernah sampai hatinya memikirkan dirimu?

Tetap berharap kalau umur 25 ini kau punya kekuatan super lalu menghancurkan bumi dan seisinya?

Tetap berharap pada akhirnya kau menemukan TRUE LOVE?

Yang jelas apa yang kau inginkan dan harapkan semoga terealisasi Jacob. Sehingga kau tak perlu terus hidup dalam mimpimu dan kasurmu.

Lupakan kekalahan Belanda yang tidak bisa masuk ke final tahun ini. Lupakan apa yang mereka katakan bahwa kau menyedihkan dalam menemukan cinta dari perempuan yang kau sukai.

Let the star in the sky illuminate below. The light is the sign that love will guide you home ....

You know that you’re not alone. Cause you know there’s someone, somewhere ....

Taruhlah sedikit kepercayaan pada lilin yang akan kau tiup di hari pertamamu di umur 25 ini dan biarkan asap itu mengelilingi harapan yang kau buat dan menyatu dengan semesta. Kau masih punya apa yang mereka tidak punya. Dan kau tahu itu apa ....

Sekali lagi ....



Happy Birthday Jacob Julian. 
Jangan jadi menyedihkan.


Ditulis 12-07-2014 dua hari sebelum ultah tersebut terjadi.